Batu Bara, Mediatargetbuser.id
Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 0208/Asahan kembali menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Tidak hanya mengejar penyelesaian pekerjaan fisik, Satgas TMMD memastikan setiap sasaran pembangunan dikerjakan dengan standar kualitas terbaik agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat dalam jangka panjang.
Salah satu wujud nyata komitmen tersebut terlihat melalui pembangunan fasilitas Mandi, Cuci, Kakus (MCK) di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara. Kehadiran fasilitas sanitasi yang layak menjadi bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat, khususnya di wilayah pesisir yang selama ini masih menghadapi keterbatasan akses terhadap sarana sanitasi yang memadai.
Bagi warga Desa Kapal Merah, pembangunan MCK bukan sekadar pembangunan sebuah bangunan, melainkan jawaban atas kebutuhan dasar yang telah lama diharapkan. Kondisi geografis kawasan pesisir yang memiliki tantangan tersendiri membuat sebagian masyarakat kesulitan memperoleh fasilitas sanitasi yang sehat dan layak. Melalui program TMMD, kebutuhan tersebut kini mulai terjawab melalui pembangunan yang dirancang agar kokoh, bersih, aman, dan nyaman digunakan.
Seluruh proses pengerjaan dilakukan secara cermat. Personel Satgas TMMD bersama masyarakat bergotong royong mulai dari tahap persiapan, pemilihan material, hingga penyelesaian akhir. Sinergi tersebut mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini menjadi roh utama pelaksanaan TMMD di berbagai daerah.
Komandan Satgas TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., menegaskan bahwa setiap sasaran fisik yang dibangun harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan memiliki kualitas yang mampu bertahan dalam jangka panjang.
“Melalui pembangunan fasilitas MCK ini, kami ingin menghadirkan sarana sanitasi yang layak dan sehat bagi masyarakat. Kami tidak ingin bekerja asal selesai, tetapi memastikan hasil pembangunan memiliki kualitas terbaik sehingga benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan warga,” ujarnya.
Respons positif datang dari masyarakat Desa Kapal Merah. Warga mengaku bersyukur atas pembangunan fasilitas tersebut karena kini mereka memiliki akses terhadap sarana MCK yang lebih layak untuk memenuhi kebutuhan sanitasi sehari-hari. Selain memberikan kenyamanan, keberadaan fasilitas itu juga diharapkan mendorong tumbuhnya budaya hidup bersih dan sehat serta menekan risiko munculnya berbagai penyakit yang berkaitan dengan sanitasi yang kurang memadai.
Program TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan sendiri tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur semata. Berbagai program lain turut dilaksanakan, mulai dari penyediaan sarana air bersih, pembangunan fasilitas MCK, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan turap penahan tanah, hingga beragam kegiatan nonfisik berupa penyuluhan dan pemberdayaan masyarakat.
Melalui rangkaian program tersebut, TMMD kembali menegaskan perannya sebagai jembatan kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mempercepat pembangunan desa. Dengan mengedepankan kualitas pekerjaan, semangat gotong royong, dan keberlanjutan manfaat, pembangunan di Desa Kapal Merah diharapkan mampu menjadi fondasi bagi meningkatnya kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kualitas kesehatan lingkungan di wilayah pesisir Kabupaten Batu Bara.
(Boys-3)
![]()
