Oleh: Eko Supriyadi
Mahasiswa magister Menagement Universitas Bangka Belitung

Bangka-Buser24jam.
Pelabuhan menjadi pusat distribusi barang menjembatani kebutuhan pengirim dengan penerima logistik lingkup bisnis kepelabuhanan namun konsepnya belum mempunyai kejelasan paradigma hingga pelabuhan masih dipandang sebagai logistik maritime karena strategi bersaing bukan lagi antar pelabuhan berupa penanganan kapal dan muatan oleh agent (freight forwarder), pemberangkatan pelaksanakan kapal dan muatan diawali oleh kegiatan reservasi juga sampai di pelabuhan tujuan. Maka jasa pelabuhan memerlukan peran agent atau stakeholder lain dengan pelayanan menjadi tuntutan para pemakai jasa keagenan maritim diangap efisien.
Perencanaan, implementasi dan pengawasan dalam aliran barang dan informasi secara efektif-efisien dari informasi port-to-port Perusahaan pelayaran hanya melayani pengangkutan muatan dari pelabuhan asal sampai ke pelabuhan tujuan, sedangankan door-to- door Pelayanan dari lokasi pengirim sampai ke pelabuhan asal, hingga pelayanan dari pelabuhan tujuan ke lokasi penerima secara terintegrasi terhadap tiga operator maritime adalah perusahaan pelayaran, operator pelabuhan dan freight forwarder.
Kegiatan maritim merupakan perpaduan antara sebagian kegiatan logistik dengan operator maritime konsep logistik maritim yaitu: “proses perencanaan, implementasi dan pengelolaan aliran barang dan informasi melalui stakeholder yang terlibat dalam transportasi laut”. Mengingat unsur pokok manajemen Tatalaksana Pelayaran Niaga dan Kepelabuhanan terdiri dari perencanaan, implementasi, evaluasi dan pengawasan konsep logistik maritime antara lain;
1.Shipping line-tramper shipping Kegiatan perusahaan pelayaran disebut operator kapal pada sisi managementnya menawarkan jasa ruangan kargo untuk pengangkutan kargo melalui perusahaan pelayaran jadwal reguler, dan juga jadwal tidak teratur dengan pemisahan umumnya liner shipping konsentrasi pada muatan petikemas, sedangkan tramper shipping pada muatan campuran atau muatan curah.
2.Operator pelabuhan adalah salah satu komponen dari sistem integrasi logistik maritim, menawarkan layanan penanganan kargo serta berbagai layanan logistik lainnya. pelayanannya perlu dikontrol lebih cepat dan fleksibel dengan biaya minimal, diintegrasikan secara efektif ke dalam seluruh sistem
3.Freight forwarding adalah agent dalam pengiriman kargo, merupakan perantara paling umum dalam logistik global memfasilitasi lintas batas perdagangan lintas batas berfungsi sebagai wakil atau perantara pengirim atau penerima kargo dalam proses pengiriman atau penerimaan kargo.
Diatur dijamin oleh Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2008 dan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2011. Umumnya pengirim atau penerima kargo melalui angkutan laut lazim menggunakan perantara ini karena lebih ringkas pekerjaannya karena dengan fungsi rentang pengiriman dapat menjangkau secara door-to door nilai Logistik Maritim diawali dari pengirim kargo yang sudah deal door-to door selanjutnya proses melibatkan shipper, forwarder, shipping line, dan port operator menghasilkan nilai logistik maritim entitas konsumen dan efektivitas serta efisiensi, logistik maritim merupakan manajemen pengangkutan muatan melalui laut, yang pelaksanaannya memerlukan peran operator maritim. Masing-masing stakeholder menikmati nilai rantai logistik maritim, dan bagi konsumen akhir dalam bentuk efektivitas dan efisiensi pengiriman.
Persaingan ketat dalam semua bisnis, pelabuhan hingga kini memandang logistik sebagai salah satu strategi bisnis untuk mencapai keunggulan bersaing. Esensi logistik proses aliran barang-aliran informasi, di mana aliran (flow) di sini membentuk rantai pasok dari titik awal sampai titik akhir yang dikendalikan oleh pelabuhan.
Membangun peradaban sumber daya manusianya juga harus perlu dilakukan karena suatu perubahan teknologi tanpa adanya pembinaan atau pembelajaran pengetahuan untuk sdm akan mustahil tujuan yang akan di capai bisa terwujud.
Dalam pembinaan sumber daya manusia harus bisa mengikuti sesuai dengan apa yang sudah menjadi keperluannya serta harus bisa meningkatkan tenaga yang skil atau lebih mahir dalam pelaksanaan kerja nya. Dalam Rangka percepatan pelayanan transportasi dan penggunaan teknologi terbaru ini lah yang harus dibahas intinya TRANSPORTASI CEPAT & MURAH LEBIH MURAH HARGA BARNG ( FR)
![]()
