Sidik24.com|Serbajadi(Segai)-Masyarakat Pengguna jalan resah dan keluhkan adanya Pungutan Liar (Pungli) saat melintasi Jembatan titi besi penghubung kecamatan Serbajadi Kabupaten Segai menuju kecamatan galang deli serdang pasca rusak dan jebol lagi jembatan

Anto, sopir Truk mengelukan Pungli tersebut jadi azas mamfaat bagi warga sekitar saat melintasi jembatan titi besi tersebut
Ia juga menjelaskan jika orang melakukan Pungli atau biasa disebut ‘Pak ogah’ di lokasi tersebut dengan alasan mengatur lalin karna di jalan jembatan ada lobang mengangak lebar dan besi besinya menjulur keluar keatas “ucap anto

“Pada prinsipnya tidak ada pemaksaan dalam pengaturan lalulintas, kalau di siang hari tidak ada paksaan seiklas hati tapi ketika Malam Hari mereka mamfaatkan tampaknya melewati tempat tersebut. Kalau mobil Truk cukup mahal, saya diminta Rp20 ribu, itu cukup besar bagi kita para sopir Truk,
“Waktu itu saya melintas jembatan sudah malam hari dari dolok masihul menuju medan pas tepat di titi besi Desa Pulau Tagor Kecamatan Serbajadi kabupaten Sergai Pada hari minggu 18/2/2023 di jembatan yang berlubang saya di minta 20 rb,kalau melintasi jembatan tersebut, ” ungkapnya.
anto pun terpaksa melewati jembatan tersebut pasalnya jika tidak melewati jalan tersebut, ia harus melalui jalan yang lebih jauh, “Memang mobil dengan kapasitas tinggi tidak boleh lewat Simpang tambak cekur,pulau gambar tembus ke kampung serutu desa timbang deli Kecamatan Galang jalannya di Portal makanya kami terpaksa ngasih, daripada harus melewati yang lebih jauh, tapi kalau begini terus nangis kita para sopir,” jelasnya.
“Saya sering bolak balik ke dolok masihul anto awalnya berfikir bahwa orang-orang yang meminta sejunlah uang tersebut adalah milik pemerintah.
“Saya pikir punya jalan pemerintah, eh lama-lama kok mereka jadikan lapak tempat mencari napkah mereka sambil menikmati hasil uang minta itu, dan kita juga gaktau uang itu hasilnya bagaimana dan dikamanakan,” ungkapnya.
anto berharap agar Polsek Dolok Masihul serta pemerintah Kabupaten Sergai dan intansi terkait untuk segera menertibkan para Pungli yang membuat para pengguna jalan merasa tidak nyaman.
“Kita berharap dengan Pemerintah, kalau memang jembatan itu belum ada anggarannya untuk bisa lebih cepat selesai, kita harap Polsek Dolok Masihul Polres Serdang Bedagai bisa ditertibkan dulu Pungli itu,” pungkasnya.(tim)
![]()
