Mediatargetbuser.id . PEKANBARU- Pelaksanaan Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Lembaga Adat Melayu Riau (LAMR), Sabtu (16/04/2022), berjalan lancar dan delapan pengurus LAMR kabupaten/kota mengamanahkan Datuk Seri Marjohan Yusuf sebagai ketua umum Majelis Kerapatan Adat (MKA) dan Datuk Taufik Ikram Jamil sebagai ketua Dewan Pimpinan Harian (DPH).
“Mubeslub LAMR berjalan lancar, tak ada ricuh. Yang kecuh itu Oknum Nasir Penyalai, tak diundang mau masuk ke tempat acara Mubeslub. Mana bisa, makanya diusir pihak keamanan,” kata penanggung jawab keamanaan Mubeslub LAMR Taufik Tambusai.
Lelaki bergelar Datuk Panglima Perkasa ini sempat berdebat dengan Nasir Penyalai di halaman parkir Hotel Alpa. Saat itu, Nasir Penyalai berniat mau ketemu dengan ketua Panitia Mubeslub Datuk Tarlali.
“Siapa Nasir Penyalai ini mau ketemu Datuk Tarlali, dan apa kapasitasnya. Saya hanya kenal Nasir Penyalai ini terkait masalah proposal LAMR tapi kepada pihak yang akan memberi bantuan diminta mengirim bantuan ke rekening pribadi dia. Tentunya orang semacam ini kita usir,” ucap Taufik Tambusai.
Saat itu, ucap Taufik Tambusai, dia sempat berdebat dengan Nasir Penyalai yang bernegosiasi tetap ingin masuk ke tempat Mubeslub. “Tak ada negosiasi untuk masuk, pergi sana ke Dumai ikuti saja Mubes kalian. Kenapa ke sini,” kata Taufik Tambusai saat itu.
Karena suasana tegang dengan perdebatan, akhir pihak kepolisian meminta Nasir Penyalai Cs pergi. Saat Nasir Penyalai melangkah untuk balik kanan, suara sorak cemeeh terhadapnya bergemuruh.
Editor. Zamri.
![]()
