Batu Bara,
Debu jalanan dan terik matahari di Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, tidak menyurutkan deru mesin dan riuh gotong royong warga bersama prajurit TNI. Di desa pesisir ini, secercah harapan baru sedang dibangun melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 Tahun Anggaran 2026.
Untuk memastikan seluruh asa yang digantungkan masyarakat berjalan sesuai rencana, Tim Pengawasan dan Evaluasi (Wasev) turun langsung ke lapangan pada Kamis (23/7/2026). Kehadiran tim ini menjadi krusial untuk menakar sejauh mana progres pembangunan fisik dan nonfisik telah menyentuh kebutuhan mendasar warga setempat.

Ketua Tim Wasev, Kolonel Inf Andrian Siregar, S.I.P., M.Han., menegaskan bahwa peninjauan ini bukan sekadar rutinitas formalitas birokrasi. Lebih dari itu, ini adalah upaya memastikan setiap rupiah anggaran dan keringat yang tertumpah benar-benar memberikan manfaat nyata.
”Kami ingin melihat secara langsung progres di lapangan. Tujuannya jelas, memastikan seluruh pekerjaan berjalan optimal, selesai tepat waktu, dan yang terpenting: memberikan manfaat nyata yang langsung dirasakan oleh masyarakat,” ujar Kolonel Inf Andrian di sela-sela peninjauannya.

Sentuhan Fisik untuk Kesejahteraan Warga
Di Desa Kapal Merah, Tim Wasev menyusuri sejumlah titik krusial yang sedang dijamah program TMMD. Salah satunya adalah pembangunan turap atau dinding penahan tanah yang berfungsi vital mencegah abrasi dan longsoran jalan desa.
Tak jauh dari sana, senyum sumringah tampak dari warga yang rumahnya terpilih dalam program rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Tempat tinggal yang dulunya memprihatinkan, kini perlahan bersolek menjadi hunian yang lebih sehat dan layak.

Selain rumah tinggal, fasilitas spiritual warga juga disentuh melalui renovasi Musholla Al Maghribi. Tak kalah penting, masalah menahun berupa akses air bersih juga dijawab lewat program TNI Manunggal Air Bersih (TMAB). Selama peninjauan, Tim Wasev juga menyempatkan diri berdialog santai dengan personel Satgas dan warga, mendengarkan kendala lapangan demi mencari solusi bersama.
Pemacu Semangat di Lapangan
Bagi satuan di daerah, kehadiran Tim Wasev menjadi suntikan moral tersendiri. Komandan Satgas TMMD Ke-129 TA 2026 Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., mengungkapkan bahwa evaluasi langsung ini justru memicu semangat anggotanya untuk memberikan hasil terbaik.

”Kehadiran Tim Wasev merupakan bentuk perhatian sekaligus pengawasan agar pelaksanaan TMMD berjalan sesuai sasaran. Kami berkomitmen menyelesaikan seluruh program dengan hasil terbaik sehingga manfaatnya dapat segera dirasakan oleh masyarakat Desa Kapal Merah,” tutur Letkol Inf Edy optimis.
Melalui pengawasan yang ketat dan kolaborasi yang erat, program TMMD Ke-129 Kodim 0208/Asahan ini diharapkan tidak hanya sekadar membangun infrastruktur yang kokoh secara fisik. Lebih luas dari itu, program ini menjadi jembatan akselerasi pembangunan daerah, peningkatan kesejahteraan, serta merawat kembali urat nadi kemanunggalan antara TNI dan rakyat di pelosok negeri.
(Boys-3)
![]()
