Mediatargetbuser.id (Sergai)
Kondisi jembatan Penghubung di Dusun Pondokpanjang Desa Kayubesar, Kecamatan Bandarkhalifah, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai) Menuju Kabupaten Batu Bara rusak parah dan dinilai membahayakan pengguna jalan yang melintas.
Pasalnya, badan jembatan tersebut tampak berlubang dan tidak memiliki tiang pengaman.
Pantauan Awak Media di lapangan, Jumat (9/9), setiap pengemudi kendaraan bermotor tampak menggunakan sistem buka tutup karena banyaknya lubang yang berjejer di badan jembatan. Kondisi itu pun menimbulkan antrean dan memperlambat arus lalulintas.
Warga setempat bermarga Nainggolan (52) kepada wartawan menyatakan, jembatan tersebut diketahui sudah dua tahun lebih rusak dan memprihatinkan, tanpa adanya tanda-tanda perbaikan.
Kemudian, lanjutnya, akibat lubang yang menganga di jembatan tersebut, para pengendara bermotor terpaksa mengantre karena arus lalulintas kerap menerapkan sistem buka tutup.
“Setahu saya, mobil pribadi pernah terperosok di sini. Jika naik motor, pengendara harus ekstra hati-hati ketika melintas. Kalau takut atau ragu, pesepedamotor bisa juga menggiring kendaraannya sendiri,” bebernya.
Menurut Nainggolan, jembatan tersebut merupakan akses penghubung utama antara Kecamatan Bandarkhalifah, Kabupaten Sergai menuju Kabupaten Batubara, yang harus diperhatikan secara serius oleh Pemprov Sumut melalui dinas terkaitnya.
Sebab, apabila tak kunjung diperhatikan, proses pendistribusian hasil pertanian dan laut dari warga sekitar akan terus terkendala.
Terpisah, Kepala Desa Kayubesar Oloan Sirait saat ditemui mengaku, pihaknya telah beberapa kali mengajak warga untuk bergotong-royong secara swadaya.
Hal itu, sebutnya, dilakukan guna meminimalisir kerusakan jembatan seperti penambahan badan jembatan dari bahan kayu kelapa hingga lempengan besi.
“Namun, perbaikan itu tidak bertahan lama dan kembali rusak,” ucapnya seraya menambahkan, dampak dari kerusakan itu sudah ada beberapa pengendara atau warga yang terjatuh ke bawah jembatan.
Dari situasi yang ada, Sirait pun berharap kepada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) Pemprov Sumut agar jembatan penghubung antar kabupaten itu bisa sesegera mungkin diperbaiki. Sehingga, ke depannya, mobilitas masyarakat dapat berjalan lancar dan tanpa dihantui rasa was-was sewaktu melewati jembatan.
“Saat ini, kita tinggal menunggu realisasi perbaikan dari provinsi. Kabarnya, di Oktober mendatang akan diperbaiki,” pungkasnya (lb)
![]()
