Mediatargetbuser.id, Mataram– Ajang Diseminasi Praktik Baik Program Prioritas 2025 dan Penganugerahan Pendidikan BPMP Nusa Tenggara Barat 2026 yang digelar di Hotel Lombok Garden pada 28–30 April 2026 menghadirkan kejutan besar.
Di tengah dominasi peserta perwakilan dari sekolah negeri, Kepala Sekolah TK-Tunas Bangsa Senggigi sekaligus perwakilan dari kabupaten Lombok Barat, justru tampil gemilang dan berhasil meraih Juara 1, mengungguli perwakilan kepala sekolah dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi NTB ini diikuti oleh perwakilan kepala sekolah dari berbagai jenjang dan daerah. Selama tiga hari, peserta mengikuti rangkaian kegiatan yang meliputi pemaparan kebijakan pendidikan, diseminasi praktik baik, forum diskusi interaktif, hingga presentasi inovasi yang telah diterapkan di satuan pendidikan masing-masing.
Puncak acara ditandai dengan penganugerahan penghargaan pendidikan kepada semua perwakilan kepala sekolah dan satuan pendidikan yang dinilai berhasil menghadirkan praktik terbaik dalam peningkatan mutu pendidikan.baik dari beberapa sekolah negeri dan salah satunya dari sekolah Swasta yang ada di NTB.
Prestasi yang diraih Kepala Sekolah TK- Tunas Bangsa Senggigi, “RIYADATUL JANNAH,S.Pd” menjadi sorotan tersendiri. Pasalnya, ia merupakan satu-satunya perwakilan dari sekolah swasta dalam kategori tersebut, sekaligus belum berstatus ASN (PNS). Namun demikian, hal tersebut tidak menjadi penghalang untuk menunjukkan kualitas kepemimpinan, inovasi, serta dedikasi tinggi dalam mengelola pendidikan.
Penilaian dalam ajang ini dilakukan secara komprehensif, meliputi aspek inovasi program, dampak nyata terhadap peningkatan mutu pembelajaran, keberlanjutan praktik baik, serta kemampuan menginspirasi dan direplikasi oleh satuan pendidikan lain.
Dalam pernyataannya, pemenang menyampaikan rasa syukur dan haru atas capaian tersebut.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim guru dan keluarga besar TK- Tunas Bangsa Senggigi. Ini adalah hasil kerja bersama. Kami percaya, yang terpenting bukan status, tetapi kerja nyata untuk anak-anak,” ujarnya.
Sementara itu, pihak BPMP NTB menegaskan bahwa proses penilaian dilakukan secara objektif, transparan, dan berbasis pada bukti praktik di lapangan.
“Penghargaan ini diberikan kepada mereka yang benar-benar menunjukkan dampak nyata dalam peningkatan mutu pendidikan. Siapa pun memiliki kesempatan yang sama untuk berprestasi,” ungkap perwakilan BPMP NTB dalam sambutannya.
Keberhasilan ini sekaligus menjadi pesan kuat bahwa sekolah swasta memiliki daya saing tinggi dan mampu menjadi pelopor inovasi pendidikan, serta membuktikan bahwa kualitas pendidikan tidak ditentukan oleh status kelembagaan, melainkan oleh komitmen, kreativitas, dan konsistensi dalam menjalankan peran sebagai pendidik.
Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong seluruh kepala sekolah di NTB untuk terus berinovasi, berbagi praktik baik, serta memperkuat kolaborasi dalam meningkatkan mutu pendidikan secara merata dan berkelanjutan.
Dari Senggigi untuk NTB, prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi dan kerja keras mampu menembus batas—bahkan dari yang tidak diunggulkan sekalipun.(MJ)
![]()
