Mediatargetbuser.id. Langkat ( Sumut) DPD LSM Generasi Masyarakat Adil Sejahtera (GMAS) Kabupaten Langkat menyuarakan keprihatinan paling dalam sekaligus seruan tegas, menyusul kabar pengunduran diri Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Langkat, Bapak Ilhamsyah Bangun, ST., MT. Di tengah carut-marut dan kondisi yang nyaris “mati suri” dunia pendidikan Langkat selama bertahun-tahun, sosok yang justru mulai membawa perubahan kini hendak melangkah pergi. Padahal perjuangan pembenahan belum selesai. Langkat Sabtu (08/08/26).
Beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan Kabupaten Langkat dihantui banyak masalah serius: kasus Smart Bond yang tak jelas nasibnya, dana PIP yang diterima siswa ada kartu tabungannya tapi isinya kosong, hingga pembangunan revitalisasi sekolah yang anggarannya besar tapi pelaksanaannya tidak sesuai rencana dan kualitas dipertanyakan. Sekolah-sekolah pun tak luput dari sorotan — banyak yang kurang mendapat perhatian, salah satunya SD Negeri 058108 Padat Karya, Desa Hinai Kiri, Kecamatan Secanggang, yang kondisinya masih memprihatinkan dan menjadi salah satu aduan yang terus masuk ke meja LSM GMAS.
Saat Bapak Ilhamsyah Bangun, ST., MT. ditunjuk memegang tampuk Kepala Dinas Pendidikan, sempat memancar harapan baru. Dengan dedikasi tinggi dan kecintaan tulus terhadap dunia pendidikan, beliau bergerak: memperbaiki birokrasi yang macet, memanggil kepala sekolah yang bermasalah, turun langsung ke lapangan menyilakan cek kondisi sekolah, dan menanamkan kesadaran bahwa sekolah adalah tempat anak-anak menimba ilmu — jika pendidik dan pemimpinnya tidak memberi contoh yang baik, maka hancurlah masa depan generasi Langkat.
Namun kini, dengan berat hati beliau menyampaikan telah membuat surat pengunduran diri .
Bung Hasan Lubis, Sekretaris Jenderal LSM GMAS Langkat membuat permohonan
Kepada ibu plt bupati langkat.
“Assalamualaikum Ibu Plt Bupati Kabupaten Langkat, Ibu Tio Rita Surbakti, S.H. Kami DPD Langkat LSM GMAS menyampaikan hal ini dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.
Berdasarkan pantauan kami di lapangan selama ini — banyak sekali kebobrokan dunia pendidikan di sekolah-sekolah negeri Kabupaten Langkat. Tapi setiap kali kami punya temuan di sekolah . Pak Kadis Ilhamsyah Bangun, SELALU SIGAP: langsung meninjau ke lokasi, menegur yang salah, dan memastikan ada pembenahan. Baik birokrasi maupun pembangunan revitalisasi sekolah, beliau jalankan dengan prinsip benar dan transparan.
Ibu Plt Bupati, sosok seperti Pak Ilhamsyah Bangun SANGAT-SANGAT DIBUTUHKAN saat ini. Di tengah kondisi pendidikan yang carut-marut, di bawah kepemimpinannya selama hampir 8 bulan ,
LANGKAH DEMI LANGKAH mulai melihat perbaikan. Dunia pendidikan itu untuk MENDIDIK, MENCETAK, dan MENETASKAN tunas-tunas bangsa yang bijak, pintar, dan berpotensi menjadi generasi emas. Bagaimana mungkin generasi emas itu tumbuh di Langkat kalau pendidikannya hancur dan porak-poranda?
Keberadaan Pak Ilhamsyah Bangun memacu semangat perubahan. Kami mohon pertimbangan Ibu: DUNIA PENDIDIKAN ADALAH HAK SELURUH ANAK BANGSA di Kabupaten Langkat — BUKAN untuk keinginan pribadi, kelompok, atau sahabat. Mohon dipertimbangkan dengan bijak pengunduran diri Pak Kadis ini. Jangan biarkan pembenahan berhenti, jangan biarkan harapan anak-anak Langkat pupus.
Pendidikan bukan ladang kekuasaan, melainkan ladang masa depan bangsa. Jika sosok yang berani bersih-bersih, berani menegur, berani turun ke lapangan justru diusir atau dipaksa mundur — maka yang kalah adalah seluruh anak-anak Kabupaten Langkat.
Kepada Bapak Ilhamsyah Bangun, ST., MT.: Tetaplah bertahan! Perjuanganmu belum selesai. Rakyat dan anak-anak Langkat butuh pemimpin pendidikan yang jujur, berdedikasi, dan tak takut pada kebenaran.
Kepada Ibu Plt Bupati Tio Rita Surbakti, S.H.: Lindungilah pembenahan ini. Jangan biarkan dunia pendidikan Langkat kembali mati suri. Dukunglah orang yang bekerja sungguh-sungguh untuk rakyat, bukan untuk kepentingan sesaat.
( Red )
Editor : Rid.STP
![]()
