Batu Bara, Mediatargetbuser.com
Guna mengantisipasi terjadinya gesekan dan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di areal lahan sengketa, personil Polsek Lima Puluh menggelar patroli mobile dan pengamanan ketat di kawasan perkebunan PT Socfindo, Desa Simpang Gambus, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara, Minggu (26/7/2026) sekira pukul 22.30 WIB.
Patroli tengah malam ini sengaja difokuskan untuk menyasar aktivitas Kelompok Tani (Pok Tani) Tanah Perjuangan yang berada di seputaran areal perkebunan swasta tersebut.

Kapolres Batu Bara melalui Kapolsek Lima Puluh, AKP Salomo Sagala, SH, menegaskan bahwa langkah ini diambil sebagai bentuk deteksi dini dan memastikan tidak ada pergerakan sepihak yang melanggar hukum di lokasi sengketa.
”Benar, anggota kita turunkan ke lapangan tengah malam untuk melaksanakan patroli dialogis dan pengamanan. Kita mau pastikan situasi di areal perkebunan tetap aman dan tidak ada aktivitas yang menyalahi aturan,” kata AKP Salomo Sagala, SH, kepada Mediatargetbuser.com , Senin (27/7/2026).

Pergoki 5 Warga Nongkrong di Posko Blok 9
Dalam patroli yang dipimpin oleh AIPTU Elijon H. Manurung, SH, bersama tiga rekannya yakni AIPDA Hermansyah Nasution, AIPDA Afriadi, dan AIPDA K.R. Aruan, petugas langsung merangsek masuk menyisir areal perkebunan.
Saat tiba di Blok 9 Perkebunan PT Socfindo Simpang Gambus, petugas memergoki sedikitnya 5 orang pria yang merupakan anggota Pok Tani Tanah Perjuangan sedang duduk-duduk di posko mereka.
Saat diinterogasi petugas di lapangan, warga mengaku tidak ada melakukan pergerakan massa atau aksi anarkis. Mereka berkumpul hanya untuk sekadar nongkrong dan menjaga posko secara bergantian setiap harinya.

Polisi Wanti-wanti Warga Patuhi Kesepakatan
Meski situasi terpantau landai, personil Polsek Lima Puluh tidak mau kecolongan. Petugas langsung memberikan imbauan tegas dan mewanti-wanti warga yang ada di sekitar posko serta lahan sengketa agar tetap menahan diri.
”Anggota di lapangan sudah menyampaikan pesan kamtibmas secara persuasif. Kita ingatkan mereka dengan tegas agar jangan melakukan kegiatan apa pun yang dilarang, dan wajib menghormati hasil keputusan serta kesepakatan bersama yang sudah dibuat,” pungkas AKP Salomo Sagala.

Amatan di lokasi, setelah diberikan arahan oleh petugas, situasi di kawasan posko Pok Tani Blok 9 PT Socfindo tetap terkendali. Hingga patroli geledah wilayah tersebut selesai, situasi kamtibmas dilaporkan berjalan aman, tertib, dan kondusif.
(Boys-3)
![]()
