Mediatargetbuser.id. MERANTI – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti untuk menguatkan pendidikan anak usia dini kembali ditegaskan. Hal itu disampaikan saat pelepasan siswa-siswi Raudhatul Athfal se-Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir Tahun Ajaran 2025/2026 di Gedung Serba Guna Kantor Camat Rangsang Barat, Rabu 17/6/2026.
Sebanyak 102 siswa dari 14 RA dilepas secara simbolis. Acara dihadiri Asisten Pemerintahan & Kesra Setda Meranti Tengku Arifin mewakili Bupati AKBP Purn H. Asmar, Kepala Kemenag Meranti Misyanto, Camat Rangsang Barat Jefri, Kapolsek Rangsang Barat, kepala desa, guru, yayasan, dan orang tua wali murid.
Fondasi Karakter Dimulai dari RA.
Tengku Arifin menyebut pendidikan anak usia dini adalah fondasi membentuk karakter, kepribadian, kecerdasan, dan akhlak. Di RA, anak tidak hanya belajar calistung, tapi juga nilai keislaman, disiplin, jujur, kasih sayang, dan kebiasaan ibadah sejak dini.
“Pelepasan ini bukan sekadar perpisahan. Ini momentum bersyukur atas proses pendidikan yang dilalui anak-anak dengan cinta, sabar, dan tulus dari para guru,” ujarnya.
Ia mengapresiasi dedikasi guru RA dan menyebut ikhtiar mereka sebagai amal jariyah. Pemkab Meranti, kata dia, akan terus dukung peningkatan kualitas pendidikan usia dini demi menyiapkan generasi penerus yang unggul.
Orang Tua & MDTA Jadi Kunci Lanjutan.
Camat Rangsang Barat Jefri mengajak orang tua melanjutkan pendidikan agama anak lewat Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah MDTA setelah lulus RA. Sementara Kepala Kemenag Meranti Misyanto menegaskan, RA adalah tahap paling menentukan dalam penanaman akidah dan akhlak.
Ketua Panitia Amran melaporkan, kegiatan ini terlaksana berkat dukungan Pemda, Pemdes, komite, yayasan, guru, dan orang tua murid.
Pemkab menargetkan anak-anak yang dilepas hari ini tumbuh jadi generasi Qurani: beriman, bertakwa, berakhlak mulia, sehat, cerdas, kreatif, dan membanggakan daerah….
Editor….zamri.
![]()
