Media Targetbuser-id 20/5/2022 KAMPAR – Warga Desa Ganting Damai, Kecamatan Salo Kabupaten Kampar terlihat kompak menolak pendamping PKH baru yang ditunjuk Dinas Sosial Kampar.
Berdasarkan pantauan, aksi penolakan ini terlihat jelas dengan dibentangkannya spanduk yang mengatasnamakan warga dan pemuda Desa Ganting Damai.
Sebelumnya masyarakat Desa Ganting Damai sudah menyampaikan penolakan pendamping PKH inisial MR kepada Dinas Sosial Kampar.
Bahkan aksi penolakan ini sudah berulangkali dilakukan masyarakat dengan berdemonstrasi ke kantor Dinas Sosial Kampar dan DPRD Kampar.
Aksi penolakan ini disebabkan adanya dugaan chat mesra tak senonoh yang dilakukan pendamping PKH MR terhadap salah satu KPM PKH Ganting Damai beberapa waktu lalu.
Hal ini lah salah satu dasar penolakan warga untuk menentang keras penunjukkan MR sebagai pendamping PKH Ganting Damai.
Ketua Pemuda Ganting Damai Rizki mengatakan masyarakat desanya taat dan sangat menjunjung tinggi adab dan nilai-nilai adat istiadat.
“Kami warga sangat kecewa dengan Dinas Sosial Kampar karena terkesan memaksakan, padahal warga sudah nyata-nyatanya menolak. Bahkan Kades kami pun sudah mendatangi langsung Dinas Sosial, tapi masih dipaksakan juga. Desa kami menjunjung tinggi norma dan etika,” kecam Rizki, Kamis (19/05/2022) malam.
Menurut Rizki Wahyudi Selaku ketua pemuda Desa Ganting Damai merasa dianak tirikan dan seolah-olah dianggap sebelah mata oleh Dinas Sosial kabupaten kampar
“Desa tetangga dulu pernah juga menolak karena pendamping yang diletak kannya bermasalah. Dengan cepatnya pendamping tersebut langsung dipindah tugaskan. Kok pendamping di desa kami dibiarkan, begjni terkesan dilindungi dinas sosial,” sebutnya dengan geram.
Jangan-jangan Kabib dengan kadis nya mendapat upeti dari MR Sehingga meletakan MR Sebagai Pendamping PKH di Desa Ganting Damai Sudah jelas Warga Ganting Damai menolak tetapi Kadis Sosial tetap memaksakan MR untuk jadi pendamping PKH di desa Ganting Damai
Ditambahkan Rizki, KPM PKH Ganting Damai yang dichat tidak Senono dan tidak beretika sangat kecewa dan risih dengan penetapan pendamping PKH MR.
“Salah seorang yang di chat tak sopan oleh MR mengaku kecewa dan risih dengan kejadian itu,” ungkapnya.
Sementara Hermanto Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Kecamatan Salo menyebut bahwa akan turun ke lapangan untuk melakukan aksi penolakan ke Pemkab Kampar.
“Besok jumat kabarnya akan ada sertijab pendamping di desa ganting damai. Kami sudah lakukan aksi menolak, tapi seakan tak di pedulikan, kami pastikan akan melakukan aksi lanjutan kepada Pemkab Kampar,” tuturnya.
Disebutkan Hermanto, selain terkait chat tidak sopan, MR juga terindikasi melakukan pungli kepada beberapa agen brilink.
“Informasi yang kami dapatkan, MR juga melakukan pungli kepada agen brilink yang membayar dana PKH dan bahkan diduga melakukan pengambilan uang dana bantuan PKH masyarakat Desa Siabu,” ujarnya.
Dikatakan Hermanto lagi, jejak rekam MR yang sempat bertugas di Kabupaten Pelalawan pun tidak baik, Gara-gara MR mempunyai otak Mesum Melihat Ibu-ibu PKH.
“Informasinya, MR dulu pernah tugas di pelalawan, tapi dikenai SP 3 dan kabarnya membayar maka hal itu ia bisa pindah ke Kampar,” katanya lagi.
L/p : Khairunan Domo
Editor. Zamri.
![]()
