Batu Bara, Mediatargetbuser.id
Raut wajah bahagia dan haru terpancar jelas dari pasangan suami istri, Samsul Bahri dan Jusma, warga Desa Kapal Merah, Kecamatan Nibung Hangus, Kabupaten Batu Bara. Rumah mereka yang dulunya reot dan tidak layak huni, kini telah berubah total menjadi hunian yang kokoh, nyaman, dan indah.
Perubahan signifikan ini merupakan hasil nyata dari program renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dalam rangka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-129 TA 2026 yang dimotori oleh Kodim 0208/Asahan, Sabtu (1/8/2026).
Kerja Keras Tanpa Pamrih Prajurit TNI
Keberhasilan pengerjaan rumah ini tidak terlepas dari tetesan keringat, kerja keras, dan ketulusan para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0208/Asahan. Tanpa mengenal lelah, personel TNI bergotong royong bersama warga setempat demi merampungkan renovasi tepat waktu.
Sentuhan tangan-tangan ikhlas para prajurit TNI ini terbukti berhasil menghadirkan secercah harapan baru bagi keluarga Samsul Bahri untuk dapat menikmati standarisasi hidup yang lebih layak dan sehat.
”Dengan penuh rasa syukur, kami sekeluarga mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada TNI Angkatan Darat, khususnya Satgas TMMD Ke-129 Kodim 0208/Asahan. Mereka telah mewujudkan impian kami untuk memiliki rumah yang aman dan nyaman,” ujar Samsul Bahri dengan mata berkaca-kaca.
Dongkrak Kesejahteraan di Pelosok Desa
Program RTLH yang menjadi salah satu sasaran fisik utama TMMD Ke-129 ini tidak hanya sekadar mengubah fisik bangunan, melainkan juga membawa kebahagiaan mendalam serta mendongkrak kualitas hidup masyarakat. Hal ini menjadi bukti konkret bahwa kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat benar-benar memberikan manfaat yang menyentuh langsung ke masyarakat bawah (akar rumput).

Semangat kebersamaan, gotong royong, dan kemanunggalan TNI dengan rakyat terus menjadi ruh utama dalam setiap pelaksanaan TMMD di wilayah jajaran Kodim 0208/Asahan. Melalui program ini, TNI terbukti:
Membangun infrastruktur desa yang tertinggal.
Membangun harapan dan optimisme baru bagi masyarakat kurang mampu.
Meningkatkan kesejahteraan serta mempererat hubungan emosional dengan masyarakat demi terwujudnya pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah.
(Boys-3)
![]()
