Mediatargetbuser.id. MERANTI – Pernyataan Kades Maini Darul Aman Sapuan soal “tidak ada petunjuk penggunaan DDS” untuk perbaikan kantor desa menuai sorotan publik. Beberapa tokoh masyarakat menilai jawaban itu keliru dan menyayangkan kondisi kantor desa yang dibiarkan rusak bertahun-tahun.
Tokoh masyarakat Desa Maini Darul Aman Kecamatan Tebing Tinggi Barat yang tak mau disebut namanya, Jum,at (5/6/2026), menyebut alasan Kades tidak paham penggunaan Dana Desa/DDS sangat keliru.
Hal senada disampaikan tokoh masyarakat setempat. Ia menyebut kerusakan kantor desa Maini Darul Aman bukan hal baru. Kerusakan atap dan plafon sudah terjadi beberapa tahun silam, padahal Kades Sapuan sudah menjabat sekitar lima tahun.
Rusaknya kantor desa bukan baru ini, malah sudah lama beberapa tahun silam. Padahal kades sudah menjabat tak salah saya udah lima tahun. Seharusnya dia mengutamakan rehab perbaikan kantor desa yang rusak, bukan pembiaran seperti ini semakin parah.”
Sumber juga menyoroti fungsi DDS yang diluncurkan tiap tahun oleh pemerintah pusat untuk kesejahteraan masyarakat. Kantor desa sebagai kunci pelayanan publik butuh kenyamanan.
“Selama ini DDS diluncurkan setiap tahun untuk kesejahteraan masyarakat. Kantor desa adalah kunci utama tempat pelayanan masyarakat, tentu kita butuh kenyamanan.
Apalagi masyarakat yang berurusan di kantor desa Maini Darul Aman tentu sudah pasti berkata dalam hati, kok mengapa Kades Maini Darul Aman tidak ada niat untuk memperbaiki masa jabatannya. Ini jadi tanda tanya besar bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan kantor desa adalah aset desa paling berharga yang dibangun susah payah oleh kades sebelumnya, sehingga wajib dirawat dengan baik.
Sebelumnya, Kades Sapuan saat dikonfirmasi 5 Juni 2026 mengaku ada rencana perbaikan, namun terkendala dana. Saat disoal DDS, ia menyebut “tidak jublak atau petunjuk menggunakan DDS tersebut”.
Padahal Permendes PDTT No. 8/2022 membolehkan alokasi DDS untuk rehab sarana prasarana pemerintahan desa termasuk kantor desa.
Warga Maini Darul Aman kini berharap DPMD Kepulauan Meranti dan Kecamatan Tebing Tinggi Barat segera turun meninjau serta memberi pendampingan teknis agar perbaikan kantor desa segera terealisasi.***(zamri)
![]()
