SERGAI || Mediatargetbuser.id— Sangat mengerikan suda sepekan pasca pelaku penembakan brutal yang menewaskan seorang pelajar SMP, Polres Sergai enggan dan belum memberikan keterangan resmi terkait para pelaku dan siapa pemilik senjata api tersebut.
Oleh Feber Andro Sirait, SH. MH dari BAR & Associate Kuasa hukum keluarga korban penembakan MAA (13), mendesak Polres Serdang Bedagai (Sergai) untuk segera menindak tegas para pelaku yang menyebabkan seorang pelajar SMP meregang nyawa akibat tertembus peluru tajam, Sabtu (7/9/2024) pukul 20.00 WIB saat mendampingi para saksi dan keluarga korban di halaman Satreskrim Polres Sergai.
Sebelumnya Komnas PA Pusat juga telah mendesak Kapolres agar trasparan meng ungkap Pelaku Penembakan Pelajar di Sergai Rabu, 04 Sep 2024 19:44 lalu Jangan Hukum Bar-bar yang Diterapkan Oleh Aparat Penegak Hukum APH Terhadap Pelaku Kejahatan, ‘PR’ Berat bagi AKBP Jhon Heri Rakutta Sitepu, baru menjabat Kapolres Sergai, belum berapa lama.
Kita terus mengawal kasus ini, agar menjadi perhatian serius di Polres Serdang Bedagai dan para pelaku penembakan segera terungkap,” ujarnya.
Meski demikian, hingga saat ini pihak kuasa hukum belum mendapatkan pernyataan resmi dari pihak kepolisian Polres Serdang Bedagai, karena kasus ini masih dalam proses penyelidikan.
Dirga (30), abang kandung korban, saat dikonfirmasi awak media menyampaikan bahwa dari keterangan saksi, pelaku terdiri dari 7 (tujuh) orang dan mereka terbagi dalam dua mobil, 5 (lima) orang berada di mobil Avanza hitam, sementara dua lainnya di mobil Green Max warna krem. Dirga juga menegaskan bahwa hingga kini ia belum mengetahui jenis senjata yang digunakan oleh para pelaku.
“Pelaku diduga berasal dari satu kelompok, tapi kami belum tahu pasti jenis senjatanya. Bahkan ada dugaan keterlibatan oknum aparat, namun hingga kini belum ada jawaban pasti dari pihak kepolisian,” ungkap Dirga, Sabtu malam (7/9) di Polres Sergai.
Terkait perkembangan kasus, Dirga menyebutkan bahwa saat ini ada 4 (empat) orang terduga pelaku telah ditangkap oleh pihak kepolisian. Informasi tersebut didapatnya dari kuasa hukum.
“Namun, keluarga korban masih belum menerima banyak informasi dari pihak kepolisian terkait proses penyelidikan, termasuk keterlibatan empat orang tersebut dalam kasus penembakan ini.
“Kami baru tahu kalau ada empat orang yang sudah ditangkap. Satu dari mereka memang sudah diakui oleh saksi diduga sebagai salah satu pelaku, sedangkan tiga lainnya baru saja ditangkap,” tambah Dirga.
Mewakili keluarga, Dirga berharap pihak kepolisian, khususnya Polres Serdang Bedagai, Polda Sumut dapat segera menuntaskan kasus penembakan yang menewaskan adik nya tesebut.
Ia juga meminta agar pihak kepolisian bertindak tegas jika nantinya terbukti ada keterlibatan oknum aparat dalam kasus ini.
“Adik kami masih di bawah umur, dan saya berharap polisi bertindak tegas, terutama jika ada oknum aparat yang terlibat dalam kasus ini,”ujarnya.
Media ini juga ingin mendapatkan penjelasan dari pihak kepolisian yakni Kapolres Serdang Bedagai untuk perimbangan pemberitaan, namun saat dikonfirnasi pada hari sabtu lalu, belum ada tanggapan
Demikian Kasat reskrim Polres Sergai AKP J H Panjaitan, juga enggan menggapi, konfirmasi media ini melalui Watshapnya. (HL24 || RED)
![]()
