TARGETBUSER.ID KOTA MATARAM NTB – Kapolresta Mataram Kombes Pol Mustofa SIK MH., menerima kunjungan silaturahmi komisioner Bawaslu Kota Mataram yang baru. Kunjungan pengawas pemilu tersebut diterima langsung Orang nomor satu di kepolisian Kota Mataram di ruang kerjanya Mapolresta Mataram, Kamis (24/08)2023).
“selamat datang di Polresta Mataram, semoga silaturahmi ini akan mendatangkan manfaat bagi orang banyak,”Ucap Kapolresta Mataram saat menerima dua komisioner Bawaslu Kota Mataram yang baru saja dilantik beberapa hari lalu.

Lanjut Kapolresta, kedatangan dua anggota Pengawas Pemilu Kota Mataram yakni Muhammad Yusril (Ketua Bawaslu Kota Mataram) dan Bambang Suprayogi (Kordiv Penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa) Bawaslu Kota Mataram tersebut disamping silaturahmi karena baru saja dilantik beberapa hari juga dalam rangka membahas upaya-upaya pencegahan dan penanganan pelanggaran pemilu yang terjadi pada pemilu 2024 mendatang dalam kaitannya dengan Harkamtibmas untuk mewujudkan pemilu Damai
Selaku APH, Polri bersama lembaga lainnya harus terus melakukan komunikasi dan koordinasi dengan lembaga-lembaga yang ditunjuk sebagai Penyelenggara Pemilu seperti KPU dan Bawaslu, sehingga segala kemungkinan yang dapat mempengaruhi Kondusifitas wilayah kota Mataram dapat segera diantisipasi.
Senada dengan yang disampaikan Kapolresta, Muhammad Yusril Ketua Bawaslu Kota Mataram juga menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya di Polresta Mataram.
“Kami kesini salah satu tujuan utamanya silaturahmi, meski kami sudah saling mengenal namun sebagai pejabat Bawaslu Kota Mataram yang baru di Lantik untuk masa periode 2023 – 2028 tentu harus datang bersilaturahmi kembali,”ucapnya sambil tersenyum.
Menurutnya banyak hal yang didiskusikan terkait kemungkinan pelanggaran-pelanggaran dalam Pemilu baik yang dilakukan oleh peserta pemilu dalam hal ini partai dan Bacalegnya, juga terhadap pelaksana atau penyelenggara pemilu dalam hal ini yang ditunjuk pemerintah yaitu KPU dan Bawaslu.
“intinya kita bahas langkah-langkah mengantisipasi kecurangan dalam proses pemilu sehingga Pemilu Damai itu dapat terwujud,”tutupnya. (*Red)
Editor MJ
![]()
