MediaTargetBuser.id – Langkat ( Sumut )
Terkesan pembiaran tidak ada perawatan, Dinas Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang ( PUPR ) Kabupaten Langkat tidak gubris kondisi miring dan bolong – bolong papan jembatan gantung penghubung dua Desa/Kelurahan antara Desa Dogang dengan Kelurahan Pekan Gebang , Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumut.

Pengguna jembatan gantung ekstra hati hati ketika melintasi jalan tersebut, terlebih-lebih bagi sepeda motor yang berboncengan terpaksa turun , khawatir kalau jembatan ambruk tiba-tiba bisa tercebur ke sungai, merenggut nyawa pengguna jalan baik anak anak maupun dewasa.
” Tolonglah Bang, sampaikan kondisi jembatan gantung Gebang kepada Bapak H. Syah Affanden, SH Plt. Bupati Langkat, kapan saja jembatan ini bisa rubuh , bahkan bisa bisa merenggut nyawa pengendara dan pejalan kaki. Karena tali seling sudah putus satu , akibatnya jembatan gantung jadi miring, papan banyak bolong bolong , papan di tambal untuk melintas kereta saja, pandangan kebawah langsung terlihat sungai, beberapa bagian papan banyak yang lapuk, tulang besi bawah ada yang lapuk. Posisi jembatan duduk nya tidak lagi stabil alias bergeser ” , ungkap Rudi ( 42 ), warga Dusun Kampung Tempel, Desa Sanggalima, Kecamatan Gebang yang melintas, Selasa ( 11/7/2023).
Ungkapan senada juga di sampaikan warga Desa Kuwala Gebang Sayuti ( 56 ), keseharian nya terbilang rutin melintasin jembatan gantung mengatakan, Kondisi ini sudah berlangsung hampir dua tahun, tinggal menunggu rubuh nya saja. Pernah waktu itu, saya melintasi jembatan dengan lumayan kencang, Tampa saya sadari rupanya papan nya bolong bertambal tambal, untuk mengelakkan lobang yang bolong, saya tabrak sepeda motor Pak Kades Dogang yang menunggu parkir di atas jembatan bergelombang ketika di lintasi, karena tidak bisa di elakkan lagi saya tabrak aja, akibatnya kami terpental masing-masing ke besi dinding besi pembatas jembatan gantung, sebut Sayuti, di waktu yang bersamaan.
Pengendara terpaksa atur jarak melintas satu dengan yang lainnya, tidak bisa saling mendahului . Pengendara di seberang yang berlawanan arah terpaksa harus menunggu, guna menghindari guncangan kuat bergelombang jembatan akibat di lintasi bersamaan. Terlebih lebih di waktu malam gelap gulita, mengingat di jembatan gantung tidak ada lampu penerang, kalau tidak berhati-hati bisa tercebur kedalam sungai.
Sebelumnya di masa Bupati Langkat H. Ngogesa Sitepu, SH jembatan ini pernah rubuh , beruntung tidak ada korban jiwa ,namun pengendara ada yang tercebur ke sungai dan bergelantungan, namun dapat di selamatkan warga setempat dengan memakai bot (sampan bermesin) waktu itu.
Jalan ini adalah jalan alternatif tercepat bagi anak sekolah, ASN , pedagang dan masyarakat yang berurusan setiap hari nya. Diperkirakan ada ribuan masyarakat yang melintasi jembatan gantung hilir mudik setiap hari nya.
Reporter : Dedek Akhyar
Editor : L bagus
![]()
