Mediatargetbuser.id-(Galang)
Murenbang Des Desa Tanah Abang Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang THN 2020,memutuskan untuk membangun pengerasan jalan yang melintas melalui lahan PT Tanah Abang Indonesia menuju dusun satu desa tanah Abang Simpang Pandu terhubung ke Desa Jaharun B Kecamatan Galang Kabupaten Deli Serdang,dan sudah minta ijin pada PT tanah Abang Indonesia.
Setelah memperoleh persetujuan dari PT tanah Abang Indonesia dengan lebar 4 meter panjang 240 meter maka desa tanah Abang kecamatan Galang melakukan pengerasan menggunakan Dana Desa yang bersumber dari APBN THN 2021.
Pada Tahun 2021 saat pengerasan jalan tersebut tidak ada parit leningan sedalam 2 meter dikanan kiri jalan,tapi hanya parit pembuangan air sedalam 30 cm,
Pantauan Awak Media Minggu 9/10/2022 ,PT tanah Abang Indonesia melaksanakan replanting atau penanaman ulang dan menggali parit leningan di kanan kiri jalan dengan menggunakan alat berat sedalam 2 meter,sehingga terkesan jalan yang dimaksud menjadi mengecil dan sudah memakan korban masyarakat yang melintas terperosok kedalam parit sedalam 2meter.Karena Tidak adanya pengaman antara jalan dengan galian sepanjang kanan kiri jalan tersebut.
Masyarkat yang terperosok karena jalan licin akibat hujan,tidak akan bisa keluar dari dalam parit bila tidak ditolong. Menurut keterangan masyarakat dusun satu desa Tanah Abang,pengorekan paret tersebut blom diketahui fungsinya untuk apa, karena aliran air tidak bisa untuk melintas karena datarannya yang lebih tinggi dari tempat air yang mungkin untuk di alirkan.jadi Galian ini terkesan dipakasakan hingga masyarakat takut untuk melintasi jalan itu.begitu kata salah satu warga dusun 1desa Tanah Abang.
Bahkan warga seputar perusahaan malah blom pernah merasakan bagaimana bentuk kerja sama atau bentuk Binaan kepada masyarakat dusun ini dari PT Tanah Abang Indonesia.
Kata nya perusahaan biasanya punya CSR,yang mana kami warga dusun ini belom pernah ikut mendapat pembinaan atau apa.pun dari PT Tanah Abang Indonesia.
Ketika musim hujan seperti sekarng ini sering terjadi banjir melanda dusun kami,karena sudah di tumbanginya karet untuk tanam ulang,karena tidak terserapnya lagi air hujan.akibat tidak ada lagi pohon karet yang menyerap air.
Kami mohon kepada pihak.PT Tanah Abang Indonesia untuk meninjau kembali penggalian parit sedalam 2meter tersebut agar jangan sampai riskan terhadap resiko masuknya pengguna jalan kedalam paret.(L-B24)
![]()
